Selasa, 16 November 2010

River Defender Ikuti Diklat Pramuwisata Riau 2010

Pada 11-13 November 2010, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Riau mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia "Pramuwisata Riau" 2010 di Hotel Dian Graha Pekanbaru. River Defender diundang khusus untuk menjadi salah satu peserta kegiatan tersebut. Dan hasilnya 2 (dua) orang anggota River Defender resmi memperoleh Sertifikat/lisensi sebagai Pramuwisata (Pemandu Wisata).

Keikutsertaan River Defender dalam kegiatan Diklat Pramuwisata tersebut berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Riau melalui Kabid Pemasaran Wisata. Karena menurut mereka, River Defender telah mampu mengembangkan salah satu potensi wisata yang ada di Riau yaitu Gelombang Bono yang ada di Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan dengan mendatangkan para peselancar dunia yang berasal dari Perancis dan Brazil untuk berselancar diatas gelombang bono pada bulan September 2010 yang lalu. Dan kabarnya mereka akan datang kembali pada awal bulan Desember 2010 ini karena masih penasaran dengan gelombang bono yang ada pada bulan Setember.

Kegiatan Diklat Pramuwisata ini diikuti oleh lebih kurang 30 orang peserta yang berasal dari Agent/Biro Perjalanan, sejumlah mahasiswa dan River Defender. Acara kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Gubernur Propinsi Riau yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan. Hadir juga Perwakilan dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia dan Riau Tourism Board. Beberapa pemateri dalam kegiatan ini berasal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Riau, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Lembaga Kebudayaan Melayu Riau, Kantor Imigrasi, Riau Tourism Board dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Pusat.

Adapun 2 (dua) orang anggota River Defender yang mengikuti kegiatan Diklat Pramuwisata ini adalah saudara Hisam Setiawan dan Akhwan Binawan. Dengan ikutnya River Defender dalam kegiatan Diklat ini resmi sudah River Defender menjadi pramuwisata (pemandu wisata) yang bersertifikat/licensi dan juga tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) daerah Riau. Semoga dengan adanya sebuah bentuk apresiasi terhadap aktivitas River Defender selama ini dapat lebih meningkatkan kinerja River Defender untuk melakukan penyelamatan sungai yang ada di Propinsi Riau yang salah satunya dalam bentuk pengembangan wisata sungai.


0 comments:

Posting Komentar